Tuhan seperti mendengar doaku. Baru kemarin aku menulis kekalutan hati tentang mimpi menulis novel, hari ini aku membaca pengumuman penting ini:
Sayembara Menulis Novel DKJ 2010 Berhadiah Total 50 Juta Rupiah
Setelah terakhir kali Novel “Tanah Tabu” karya Anindita S. Thayf – yang menjadi pemenang pertama sayembara novel 2008 – telah sukses diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada medio 2009 lalu, Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta kembali hadir tahun ini mencari karya-karya terbaik lainnya.
Sayembara dua tahunan ini terbuka bagi siapa saja, baik dari pengarang Indonesia yang sudah punya nama maupun pemula, yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi. Sayembara ini adalah salah satu wujud rangsangan dalam meningkatkan kreativitas pengarang Indonesia dalam penulisan novel. Lewat sayembara ini DKJ berharap lahirnya novel-novel terbaik, baik dari pengarang Indonesia yang sudah punya nama maupun pemula, yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi. Adapun persyaratannya sebagai berikut:
Ketentuan Umum
- Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk atau bukti identitas lainnya).
- Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
- Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
- Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.
- Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.
- Tema bebas.
- Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya)
- Ketentuan Khusus
- Panjang naskah minimal 150 halaman kuarto, 1,5 spasi, Times New Roman 12
- Peserta menyertakan biodata dan alamat lengkap dalam lembar tersendiri, di luar naskah
- Empat salinan naskah yang diketik dan dijilid dikirim ke:
- Panitia Sayembara Menulis Novel DKJ 2010
Dewan Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya 73
Jakarta 10330
Batas akhir pengiriman naskah: 30 September 2010 (cap pos atau diantar langsung)
Pertanyaan untukku adalah: BERANIKAH AKU IKUT DI DALAMNYA?
Advertisement
Libas man….!!!!!!!!!!!!!
ikut aja mas, kan ga tau menang atau ngga, lagian klo pun ngga, kan orang lain juga ga tau muka penulisnya seperti apa, hehe.
Ayo semangat
hajar bro..!!
Hi Mba Defa…apa kabar?
Iya tuh mba, Jiwo memang mesti dikomporin dulu biar ikut ^_^